Siapa saja yang boleh gabung dengan PJI? Siapa saja boleh, asal anda benar-benar seorang jurnalis, di media yang 'jelas'. Dan Anda tidak sedang gabung di organisasi lain, yang skalanya nasional. Bagi Anda yang berminat gabung bisa menghubungi PJI Tasik lewat e-mail: pjitasik@gmail.com or mengontak:
Farhan Priangan 0816133297, Dadang Galamedia 0811238122, Hazmir Pikiran Rakyat 08139164224, Uwa Radar Bandung 08132215384, Okto Tribun Jabar 08882374421, Deni Vijey PJTV 081321460876. Mangga diantos !
Tims.
Sejarah Lahirnya PJI
Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) terlahir di era reformasi. Organisasi pers ini berupaya mengangkat semangat untuk mengisi ruang kebebasan pers yang merupakan alat vital demokrasi, menjadi tonggak kelahirannya. Berlatar belakang untuk mendedikasikan dirinya dalam mewujudkan kehidupan pers yang bebas dan independen dengan tetap berpegang teguh pada moralitas dan prinsip-prinsip profesionalisme sebagai wujud atas cita-cita luhurnya untuk menciptakan kehidupan yang lebih demokratis dan sejahtera.
Era reformasi banyak melahirkan organisasi jurnalis. Sebuah pertanda bahwa lahan subur bagi ketersediaan ruang kebebasan bagi organisasi jurnalis. Akan tetapi nampaknya belum cukup untuk menampung peliknya masalah yang dihadapi profesi jurnalis. Kita semua sadar atas perlunya banyak organisasi profesi untuk mewujudkan idealisme. Kesepakatan membentuk PJI sebagai wadah baru bagi jurnalis terbentuk dalam semangat berbagi untuk memecahkan masalah yang dihadapi jurnalis. Tekad bulat dihimpun dalam suatu pertemuan pada tanggal 15 Januari 2005 di Hotel Sahid
Untuk menjalankan roda organisasi Ismed Hasan Putro disepakati sebagai ketua Umum PJI. Sedangkan Fikar W. Eda terpilih sebagai Sekretaris Jendral PJI. Atas pertemuan dan kesepakatan tersebut maka pada tanggal 15 Januari 2005 menjadi tonggak kelahiran PJI.
Langkah penghimpunan kekuatan dan konsolidasi di berbagai daerah lakukan. PJI menggelar serangkaian pelatihan dan diskusi bersama tokoh nasional dan jurnalis. Kegiatan tersebut bukan hanya di
Tema yang diangkat sebagai respons atas berbagai peristiwa aktual yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi, penberantasan korupsi, kebebasan pers, dan masalah sosial lainnya. Dalam pelaksanaannya, PJI bekerja sama dengan banyak pihak mulai dari Dewan Pers, Bank
Seiring dengan semakin solidnya organisasi secara internal, PJI menyadari bahwa masih ada satu langkah lagi untuk lebih maju dalam menjalankan roda organisasi ke depan. PJI perlu menambah dukungan jumlah anggota dari berbagai derah untuk dapat diakui keberadaannya secara resmi oleh Dewan Pers. Meski usaha masih terus dilakukan hingga kini namun PJI tetap selektif dalam memilih anggota dengan berprinsip pada azas keprofesionalan.
Hingga tahun 2007, PJI berkambang di 20 provinsi yaitu DKI Jakarta, Tangerang, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarata, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Naggroe Aceh Darussalam (NAD), Riau, Kepulauan Riau (Kepri), Bagka Belitung (Babel), Jambi, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Artinya setengah dari jumlah provinsi di
Sadar jika perjuangan belum berakir, semboyan pun diemban. “Jalan memang masih panjang. Samudera harus ditaklukkan. Kami bertekad mencapai pulau harapan. Kami terus berbenah.”
sumber:PJI BALIBEWARA
Ayo kita gabung dengan PJI, saratnya mudah lho..
eemmh yang paling menarik,,
Dengan modal prestasi, temen-temen selain bakal
disekolahin ke luar negeri, temen-temen juga
bakal dapet kesempatan magang di perusahaan media
besar lho.. yang bertaraf nasional maupun internasional.
Basa Basi???
... tentu tidak ...
Let's together
PJI TASIKMALAYA
SUSUNAN PENGURUS PJI TASIK
Wakil:
Sekretaris Jendral:
Bendahara :
Kompartemen Humas dan Publikasi:
Kompartemen Litbang:
Kompartemen Organisasi dan Keanggotaan:
Kompartemen Advokasi dan Perlindungan Anggota:
ANGOTA PJI